all about me

Latest

MELIHAT KEKAYAAN PULAU RUMBERPON PAPUA BARAT

Setelah hampir setahun tidak menulis, rindu rasanya jari jemari saya menari lagi diatas keyboard dan berpikir tentang kalimat yang indah serta menyenangkan, dengan melihat kekayaan laut di papua barat secara khusus di pulau Rumberpon, kabupaten Wondama. mayoritas penduduk yang menetepa dipulau ini adalah suku Kuriwamesa, itulah yang dikatakan kepala kampung yari-yari, kampung yang berada dipaling ujung mengahdap ke timur.

perjalanan saya kali ini tidak sendiri, saya bersama sahabat saya MR Remi dari Prancis. Ia adalah seorang Teknisi yang dikontrakan Oleh BMKG. perjalanan kami sungguh menyenangkan dengan suasana indah di tengah lautan kami dapat melihat berbagai fenomena alam yang luar biasa.

IMG_2376

Salah satu Fenomena Alam pulau berbentuk buaya.

IMG_2359

sungguh indah dan menyenangkan bisa berada ditempat ini.

IMG_1710

yari yari village

yari yari village

 

IMG_1726

 

pulau rumberpon. prasasti karya benediktus sabubun

pulau rumberpon. prasasti karya benediktus sabubun

 

indahnya bukan main

indahnya bukan main

 

pulau rumberpon

pulau rumberpon

 

terasa sangat menyenangkan jika pekan liburan anda nantinya memilih tempat ini. ada beberapa foto dan video lainnya yang belum sempat saya upload, namun percayalah bahwa ini sungguh indah, datang dan buatlah liburan anda menjadi kenyataan.

IMGP0440

Rumah Kaki Seribu, Orang Arfak (Traditional House)

Rumah kaki seribu, itulah sebutan yang dikenal dikalangan kami. semenjak kecil saya sudah melihat rumah ini, bahkan sayapun pernah tidur dirumah ini. inilah rumah masyarakat lokal dipegunungan arfak.

salah satu rumah masyarakat di Distrik Catubouw

salah satu rumah masyarakat di Distrik Catubouw

apa saja bahan yang diperlukan untuk membuat Rumah kaki seribu,

Semua bahan yang dipakai adalah bahan dari Alam, yaitu rotan, kayu, kulit kayu, dll.

IMG_0750 _MG_1201

cara mendirikan atau membangun rumah kaki seribu, menurut beberapa masyrakat setempat, sangtalah penting untuk dikerjakan bersama – sama dengan tujuan rumah ini akan menjadi tempata bernaung bersama, setiap ikatan dan bagian yang ada disetiap rumah ini sangatlah perlu untuk diperhatikan dan dikerjakan bersama – sama.

_MG_1197

traditional child Arfak

traditional child
Arfak

 

Paradise Bird ( Burung Cenderawasih)

IMG_0089DSCN0422traditional houseAlam Papua yang indah, penuh dengan kekayaan merupakan anugerah dar Tuhan sang pencipta langit dan bumi, kali ini saya melakukan perjalanan jauh menuju sebuah Distrik yang bernama Anggi GIJI. Kunjungan saya kali ini ingin melihat burung cenderawasih yang menurut warga setempat mulai punah, Burung Cenderawasih memilih terbang lebih jauh lagi kehutan dan gunung yang tidak seorangpun dapat menggangu mereka.

IMG_2001

saya sungguh simpati ketika melakukan perjalanan yang begitu jauh, melewati sungai, dan gunung – gunung yang tinggi, betapa sulitnya perjalanan itu namun saya tak patah semangat. setelah tiba disebuat tempat yang biasanya digunakan oleh burung cenderawasih untuk beristirahat dimalam hari, saya mulai mencari posisi untuk duduk dan berdiam hingga pagi, saya dibantu oleh beberapa guide lokal. Untuk dapat melihat burung cenderawasih dipagi hari, saat malam kami menunggu tak boleh ada api, atau asap, dan keributan karena itu dapat membuat mereka terganggu dan pergi meningalkan tempat itu.

IMG_9672

saat pagi tiba, saya melihat sendiri betapa cantiknya Burung Surga itu, yang melompat kesana dan kemari sambil bernyanyi, merdu suara itu seaakan membuat saya tak ingin pulang, sayapun langsung tak mau kehilangan moment ini dan mulai beraksi. burung cenderawasih tak lama berkicau dan menari, waktu yang saya perlukan untuk memotret mereka kurang lebih hanya 10menit lalu merekapun terbang entah kemana, menurut masyarakat setempat burung cenderawasih akan kembali lagi ke tempat yang sama pada sore hari, asalkan tempat itu tidak kita cemari.

IMG_3115

 

saya menghimbau kepada semua pembaca agar mari kita melestarikan alam kita, alam kita adalah rumah kita sendiri, mejaga alam, sama dengan menjaga rumah kita sendiri, ketika alam itu terjaga dengan baik, anak cucu kita juga dapat merasakan semua yang ada di alam ini.

Fenomena Alam Papua Barat Distrik Anggi GIDA dan Anggi GIJI

Alam papua yang begitu kaya akan sumber daya alam serta panorama yang begitu indah dapat membuat kita terpesona dan terkagum – kagum. perjalanan panjang yang saya lakukan kali ini tepatnya dikabupaten manokwari distrik anggi ( yang sementara ini akan menjadi kabupaten baru pegunungan arfak (PEGAF).GIJI ( Danau Laki – Laki) GIDA (Danau Perempuan), itulah panggilan masyarakat lokal kepada kedua danau ini. Tepat pada tanggal 28 november dihari ulang tahunku, aku memulai menysusun rencana serta persiapan segala sesuatu untuk menjelajahi anggi. tanggal 29 saya bersama beberapa sahabat saya yang juga bertugas dari nationa geographic indonesia expedition, kami menuju lokasi terkait. perjalanan dengan menggunakan angkutan darat (mobil bertenaga kuda) memakan 4jam perjalanan melewati kampung minyambouw, tepat jam 4 pagi kami bertolak dari manokwari. Perjalanan yang begitu jauh membuat aku merasa lelah, namun keindahan danau membuat semua kelelahan itu terbayar lunas, masyarakat yang ramah, air sungai yang dingin, bunga yang indah, gunung yang tinggi, danau yang terbentang luas,, dan langit yang biru seakan saya berada di langit ketujuh.

Image

Image

_MG_1083

_MG_0605

tak hanya alam yang indah dan kekayaan lainnya, satu hal yang membuat saya terkagum – kagum yakni pulau yang selalu hanyut tertiup angin. alam (mistik) yang begitu kuat didaerah ini diyakini oleh penduduk, bawasannya hal itu sudah sring terjadi dan sejak dulu kala sudah ada. Beberapa kali pernah diikat dengan Sling (kawat baja) namun tetap putus, pulau yang berukuran panjang kurang lebih 10 meter itupun pernah menarik perhatian warga setempat dengan membawa seorang bocah yang kebetulan derada diatas pulau itu yang lagi menepi bersatu dengan daratan yang juga rerumputan sama persis. pulau itu tak ada pohon hanya dihuni oleh ilalang yang padat.pulau yang sering tertiup angin ini berada di danau laki – laki atau anggi Giji

danau anggi 052

tak kalah menariknya yakni fenomena alam yang ada di danau perempuan ( Anggi Gida)

air yang jernih dan hamparan pasir putih mengelilingi beberapa bagian pesisir danau itu. berada ditempat ini membuat aku sangat betah walau sangat teramat dingin, tak ada lampu, listrik, bahkan jauh dari keramaian kota. menjadi satu tempat yang membuat aku nyaman dan bisa menikmati semuanya. tepat diseberang danau ini terdapat sebuah sungai yang biasa disebut KESUBU, sungai ini kering dan tak ada air, hanya berbekas aliran air yang menuju danau diats hamparan pasir putih ini, yang menarik adalah jika terdengar suara atau bunyi – bunyian yang asing, maka ais sungai ini akan megalir dari dalam sebuah tanah dengan perlahan, jika suara atau bunyia – bunyian itu tak henti maka air itupun tak akan henti mengalir, hal ini sudah saya coba dan melihat sendiri dengan mata kepala saya, suara atau bunyi – bunyian yang asing disini maksuda saya adalah bunyi – bunyian yang disebabkan oleh manusia, anda penasaran? silahkan mencoba

Gambar kali kesubu saat air tak mengalir_MG_1081IMG_1032

_MG_8613

_MG_8032

_MG_8134

_MG_0559

_MG_0718Anggi Lake 114

Papua Damai Dalam Lensa

Berawal dari lomba fotografi dengan tema papua damai dalam lensa saya mencoba membuat beberapa foto yang saya rencanakan modelnya menggunakan pakaian traditional dan melakukan kegiatan dengan saling menghargai satu sama lainnya. beberapa model yang saya pakai adalah siswa saya disekolah sma yppk teruna bakti mereka adalah Methes Agapa,Rufinus,dan yohanis. saya tidak sendiri saya mengajak beberapa siswa saya yang juga suka dengan fotografi. edd Rumi, Theresia Naru,Meivy,Candrayani, kita mencoba membuat semua di lokasi pinggiran danau sentani di bukit tepat didepan rumah makan Yogwa. walaupun beberapa hasil fotoini tidak saya ikutkan dalam lomba namun saya merasa puas karena banyak hal yang dapat saya pelajari dari hasil itu.

methes rufinus dan anis

menatap indahnya danau sentani methes

methes memainkan alat musik traditional PIKON

menatap sunset danau sentani

Keindahan Danau Sentani dari Bukit HERANSEKE

sunset dari bukit heranseke foto by Fery Lasse

Dalam kesibukan dengan berbagai macam kegiatan, saya mencoba mencari informasi tentang Danau Sentani dan sekitarnya yang tepatnya setelah desa YOKA sebelum Desa PUAY. bukit yang sungguh indah ini Sering dikenal dengan bukit yang selalu dihuni kabut pada pukul 22.00wit paling lama dan paling cepat jika dalam keadaan mendung atau hujan 18.00wit.

foto by Ferry Lasse

foto by Khajock

it's me. tadah matahari sisa

Saya juga bagian dari mereka

Perjalanan yang panjang akhirnya saya dapat tiba dengan selamat di desa swentab Kemtukgresi. dengan wajah yang penuh ceria saya disambut oleh bapak Yunus Udam selaku ketua seni di Kemtukgresi.penuh keakraban kami saling berjabat tangan dan berpelukan, kemudian bapak Yunus memperkenalkan istri dan anak-anaknya. hari makin gelap namun dengan secangkir kopi yang dibuatkan oleh istri bapak Yunus kepada kami menjadikan cerita kami semakin panjang dan luas tentang budaya dan tradisi didaerah Kemtukgresi. tidak hanya budaya dan tradisi yang dijelaskan oleh bapak Yunus Udam, keturunan dan sil-silah semua suku yang ada di Kemtukgresipun diceritakan oleh Beliau. semakin larut membuat saya tak mampu lagi untuk harus memejamkan mataku. pagi yang indah dengan kicauan burung yang beraneka ragam membuat saya merasa senang berada di tengah hutan yang rimba. saya dipangil oleh bapak Yunus untuk diminta bergabung bersama dengan yang lainya untuk melihat semua kesiapan kita. saya merasa senang dan sangat gembira karena saya juga di ikut sertakan untuk memakai baju traditional sehingga saya merasa saya adalah bagian dari mereka.

saya memakai pakaian traditional dan memegang alat musik tifa

bersama kepala suku dari marga Udam dam keluarga Udam